Widget HTML Atas

Kisah Kapolsek yang Ikut Pikul Beras Bantuan COVID-19 di Jalur Terjal di Kalbar


Jajaran Polsek Ambalau bersama anggotanya serta Babinsa, turun langsung ke lapangan untuk mengawal distribusi beras pada masyarakat terdampak COVID-19 di Kecamatan Ambalau, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat.

Tak hanya melakukan monitoring, TNI dan Polri bahkan ikut membantu membawa beras dari Sungai Melawi menuju kantor Desa Nanga Kemangai, ibukota Kecamatan Ambalau, dengan cara dipikul. Kapolsek Ambalau, Iptu Bongsu Pane, bahkan ikut membantu memikul beras dengan berat 50 kilogram tersebut.

“Bantuan beras untuk Kecamatan Ambalau tiba Selasa 21 April 2020, menggunakan kapal motor bandong. Setelah sampai dan sandar di pinggir sungai, beras dipikul dari Sungai Melawi menuju Kantor Desa Nanga Kemangai. Jalannya cukup terjal, jaraknya sekitar 100 meter,” kata Pane pada Hi!Pontianak, Rabu (22/4).

Ia mengatakan, jumlah beras bantuan beras pada masyarakat terdampak COVID-19 yang sudah sampai di Kecamatan Ambalau sebanyak 20 ton. “Beras bantuan untuk Kecamatan Ambalau belum semuanya sampai. Masih ada yang dalam perjalanan menggunakan (kapal) motor bandong,” beber Pane.

Total, bantuan beras tersebut berjumlah 52 ton 780 kilogram. Bantuan itu akan disalurkan untuk 33 desa di Kecamatan Ambalau. “Setelah beras sampai di kecamatan, perwakilan desa datang untuk mengambil. Kemudian dibawa menggunakan transportasi air ke desa masing-masing,” ucapnya.

Ia berharap bantuan pemerintah itu bisa meringankan beban masyarakat. Pane juga berpesan agar masyarakat mematuhi imbauan pemerintah terkait pencegahan COVID-19, dengan mengurangi aktivitas di luar rumah, melakukan physical distancing, serta rajin mencuci tangan dengan sabun di air mengalir. Ini penting untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19. (ms)

No comments for "Kisah Kapolsek yang Ikut Pikul Beras Bantuan COVID-19 di Jalur Terjal di Kalbar"