Ilmuwan Prediksi Wabah Virus Corona Bakal Berlangsung Berbulan-bulan

Wabah virus corona jenis baru (novel) yang mematikan masih berlangsung. Penyebaran kian meluas ke sejumlah negara. Angka kematian terus melonjak dari hari ke hari, dengan kini 106 penderita dilaporkan meninggal dunia dan 4.000 orang terinfeksi.
Para ilmuwan memperkirakan, virus dengan nama resmi 2019-nCoV ini akan menyerang minimal puluhan ribu orang lagi. Wabah ini juga diprediksi masih berlangsung setidaknya beberapa bulan.
“Skenario terbaik, Anda akan mencapai sesuatu, di mana kita melewati musim semi ke musim panas, dan kemudian (wabah ini) mati,” ujar David Fisman, seorang profesor di Toronto University yang menulis analisis virus untuk International Society for Infectious Diseases, seperti dikutip AFP.
Tindakan karantina dan isolasi disebut dapat membantu menurunkan rata-rata jumlah orang yang terinfeksi. Tetapi para peneliti menekankan, efek dari langkah-langkah kontrol yang diterapkan China tidak akan dirasakan dalam satu atau dua minggu ke depan. Asumsi tersebut berdasarkan pada siklus virus.
“Semakin kita mempelajarinya, semakin mirip SARS,” ujar Fisman. “SARS dapat dikontrol, semoga ini (coronavirus) juga. Tapi kita tidak akan tahu selama beberapa minggu.”
“(Wabah novel coronavirus) akan menjadi berminggu-minggu, mungkin berbulan-bulan, dan tidak ada yang tahu akan berlangsung sejauh apa,” lanjutnya.
Senada dengan Fisman, profesor di Northeastern University, Alessandro Vespignani, mengatakan wabah virus corona di Wuhan bukan sesuatu yang akan berakhir dalam waktu dekat.
“Ini bukan sesuatu yang akan berakhir minggu depan atau bulan depan,” ujar Vespignani.
Ia juga menambahkan, jumlah aktual penderita novel coronavirus, termasuk yang belum terdeteksi, kemungkinan akan lebih dari 25.000. Hal ini dikalkulasikan oleh grup pakar bentukan Northeastern University. (ku)
No comments for "Ilmuwan Prediksi Wabah Virus Corona Bakal Berlangsung Berbulan-bulan"
Post a Comment