Perangi Polusi Udara Jakarta, Anies Diminta Terapkan Hujan Buatan Hingga Ganggu Atmosfer
Kualitas udara di Jakarta berada pada tingkat yang mengkhawatirkan. Buruknya kualitas udara di Jakarta disebabkan oleh banyak faktor, secara umum ini disebabkan oleh banyaknya kendaraan di Ibu Kota RI tersebut.Data Air Visual menyebutkan indeks kualitas udara di Jakarta berada pada angka 161 (1/8), yaitu kategori tidak sehat. Angka ini diperloleh berdasarkan enam jenis polutan utama seperti PM2,5, PM10, karbon monoksida, nitrogen dioksida, asam belerang, dan ozon permukaan tanah.
Informasi dari laman resmi AirVisual, kualitas udara Jakarta mengalahkan beberapa kota-kota lain di dunia seperti Ulaanbaatar, Mongolia (155), Dhaka, Bangladesh (158), Hongkong (154), Lahore, Pakistan (132), dan Shenyang, China (129).
Anies Sedang Siapkan Solusi
Di sisi lain, Anes Baswedan menyebut bahwa Pemda DKI sedang menyusun langkah-langkah solutif untuk mengatasi buruknya kualitas udara Jakarta. Namun Anies tak mau menyampaikan kepada publik karena masih dalam proses pembahasan.
"Sedang disiapkan, setelah lengkap nanti diumumkan." kata Anies.
Anies tampaknya menginginkan solusi yang menyeluruh dan berdampak jangka panjang. Beberapa usulan Anies diantaranya meminta warga untuk mengurangi penggunaan kendaraan pribadi dan memilih angkutan umum. Selain itu, ia juga menggagas penanaman masal tanaman lidah mertua. Tanaman ini diyakini bisa mengurangi polusi.
BPPT Usul Hujan Buatan dan Ganggu Atmosfer
Sementara itu, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) mengusulkan untuk menjalankan modifikasi cuaca demi membersihkan udara Ibu Kota. Pemda DKI maupun BPPT telah mengadakan pertemuan untuk membahas pelaksanaan TMC (Teknologi Modifikasi Cuaca), namun belum ada kejelasan waktu penerapan TMC ini dilaksanakan.
Tri Handoko Seto Kepala Balai Besar Teknologi Modifikasi Cuaca BPPT menyatakan, TMC dengan hujan buatan merupakan salah satu andalan di beberapa negara maju seperti Korea, China dan Thailand untuk mengurangi polusi udara. Secara teknis, hujan buatan akan membantu untuk 'mencuci' udara sehingga polutan akan berkurang.
"Kalau ada awan, kita hujankan untuk mencuci udara. Jika tidak ada awan, kita gunakan teknologi untuk mengganggu atmosfer," Ujar Tri
Langkah lain yang diusulkan BPPT ialah dengan menyemprotkan air di udara dengan pesawat atau dari puncak menara gedung tinggi. Menurut Tri, jika 3 hal tersebut dilakukan secara simultan maka akan dapat mengurangi polutan secara signifikan.
No comments for "Perangi Polusi Udara Jakarta, Anies Diminta Terapkan Hujan Buatan Hingga Ganggu Atmosfer"
Post a Comment