Widget HTML Atas

Hidayat Nur Wahid: Partai Non Pengusung 01 Harusnya Oposisi

Oposisi bukan sesuatu yang melanggar konstitusi. Oposisi adalah cara untuk menjaga demokrasi yang substantif, berkualitas dan seimbang (check and balances). PDIP sebagai partai pengusung pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin juga pernah menjadi oposisi selama 10 tahun yaitu masa pemerintah SBY. Demikian disampaikan oleh Hidayat Nur Wahid (HNW), Wakil Ketua Dewan Majelis Partai Keadilan Sejahtera Syuro (PKS).

Menurutnya masyarakat harus bersyukur dan berterima kasih karena masih ada partai yang ingin mengambil sikap oposisi. Dengan demikian, demokrasi berjalan dengan baik.

Hidayat mengatakan, Presiden PKS Sohibul Iman juga telah beberapa kali bertemu dengan konstituen PKS di berbagai tempat di seluruh Indonesia. Dari hasil pertemuan diketahui bahwa mayoritas konstituen mengharapkan PKS tetap berada dalam oposisi.

PKS juga akan cenderung akan memegang hasil keputusan Majelis Syuro sebelumnya yang menyatakan, bahwa PKS tetap pada sikap berada di luar pemerintah. PKS akan mengadakan rapat syuro dalam waktu dekat, dan hanya sedikit kemungkinan PKS akan mengubah sikap.

 "Ya saya pikir sih bahkan lebih untuk memperkuat keputusan di luar kabinet," kata Hidayat.

HNW percaya PKS tidak akan sendirian sebagai oposisi. Dia memprediksi masih akan ada pihak lain yang juga mengambil sikap yang sama seperti PKS.

 "Jadi marilah kita yang kemarin tidak mendukung Pak Joko Widodo dan Mr Ma'ruf Amin dalam pemilu, berada di luar kabinet," katanya.

Dia menyarankan bahwa sebaiknya Presiden fokuskan pada para pendukungnya ' Partai Koalisi yang juga mengajukan banyak nama. Menurutnya, Indonesia tidak akan ' bermasalah ' ketika tidak semua pihak berada dalam kabinet.

 "Kami berada di luar kabinet untuk memastikan bahwa demokrasi masih dapat berjalan dan yang lebih penting lagi untuk menjaga keseimbangan," katanya.

No comments for "Hidayat Nur Wahid: Partai Non Pengusung 01 Harusnya Oposisi"